Antara Pengelolaan Pangan di Desa dan Ketersediaan Pangan.
Oleh: Dercy Konony, Peserta didik di SMAN 1 Amfoang Barat Laut, Kabupaten Kupang, NTT.
Secara nasional ketersediaan Pangan di Indonesia hingga saat ini tidak dapat menjamin kebutuhan konsumsi masyarakat Indonesia.
Dengan ketidakmampuan pangan secara nasional untuk dikonsumsi masyarakat Indonesia, akhirnya Negara Kita kemudian membuka kerjasama dengan Negara lain untuk memasok beras ke Negara kita.
Mengapa produksi pangan kita di Indonesia menurun???
Sebenarnya pengelolaan pangan yang ada di negara kita seharusnya tidak menurun, tetapi karena kita sebagai masyarakat tidak mau untuk bekerja keras, sehingga pengelolaan pangan yang ada di negara kita dalam hal ini Indonesia bukannya meningkatkan tetep menurun.
Pengelolaan pangan yang ada di Indonesia khususnya di Amfoang Barat Laut sangatlah menurun.
Dari target yang saya lihat pada setiap tahun, masyarakat yang ada di Amfoang Barat Laut pemasukannya semakin menurun, oleh karena itu sebagai pemerintah yang ada di Amfoang Barat Laut harus mencari tau apa sebabnya sehingga pendapatan masyarakat bukannya meningkatkan tetapi menurun.
Dari hasil pengelolaan pangan yang ada di Indonesia, saya hanya ingin mengambil kesimpulan di desa saya yaitu desa Oelfatu.
Pengelolaan pangan yang ada di desa Oelfatu sangat menurun. Oleh karena itu saya sebagai masyarakat desa Oelfatu ingin ikut mencari tahu apa saja penyebabnya sehingga pengelolaan pangan yang ada di desa Oelfatu itu menurun.
Di desa Oelfatu banyak masyarakat yang mungkin mereka tidak peduli tentang pengelolaan pangan. Dari hal yang saya ketahui tentang pengelolaan pangan yang ada di desa Oelfatu sebenarnya setiap tahun semakin meningkat, tetapi karena masyarakat tidak ingin untuk bekerja keras.
Selain itu mungkin dari anggapan masyarakat yang ada di desa Oelfatu untuk apa saya harus memaksakan diri untuk bekerja, karena masyarakat yang ada di desa Oelfatu jikalau mereka ingin bekerja keras, maka mereka masih memperhatikan tetangga mereka bahwa, apakah dia itu bekerja ataukah tidak?.
Jika tetangga yang di perhatikan tidak bekerja maka mereka akan mengambil kesimpulan bahwa
" Tetangga saya saja tidak bekerja,tetapi mereka masih bisa menghidupi keluarga mereka ". Padahal yang sebenarnya yang harus dilakukan oleh masyarakat khususnya masyarakat desa Oelfatu adalah bekerja keras itu tidak perlu memandang orang lain.
Dan juga sebagai para pemerintah yang ada di desa Oelfatu harus segera mengambil tindakan supaya bisa mencari tahu penyebab apa saja yang terjadi sehingga masyarakat desa Oelfatu pengelolaan pangan pada setiap tahun semakin menurun.
Mungkin ada hal-hal yang menyebabkan, misalnya yang pertama luas bidang tanah yang dimiliki oleh masyarakat, kemungkinan besar luas bidang tanah yang dimiliki oleh masyarakat sangat kecil sehingga produksi pangan menurun pada setiap tahun kedua bagaimana cara mengelola, pemerintah juga harus memperhatikan bagaimana cara masyarakat mengelola lahan yang dimiliki. Karena terkadang masyarakat mengelola lahan yang ada secara sembarangan atau tidak sesuai dengan cara pengelolaan, yang ketiga faktor kemalasan, terkadang masyarakat yang ada di desa Oelfatu yang walaupun mereka memiliki bidang tanah yang luas tetapi mereka selalu malas untuk mengelolanya.
Oleh karena tanah itu tidak dikelola maka Masyarakat di desa Oelfatu terkadang menjual tanah yang dimilikinya untuk mendapatkan uang.
Padahal yang sebenarnya adalah tetap mempertahankan tanah yang dimiliki supaya generasi muda yang ada saat ini bisa terus mengelola tanah yang ada supaya mereka tidak mengalami kesusahan di hari-hari mendatang.
Pemikiran masyarakat yang ada di desa Oelfatu sangatlah sempit. Saya mengatakan seperti itu karena saya lihat masyarakat yang ada di desa Oelfatu tidak pernah sedikitpun untuk berpikir tentang kedepannya dunia ini semakin canggih.
Jika kita tidak mengelola lahan yang kita miliki dengan sebaik-baiknya, maka empat atau lima tahun kemudian jika dunia ini sudah canggih maka kita akan menyesal di kemudian hari.
Sebagai pemerintah desa seharusnya mendekati masyarakat untuk mengingatkan mereka tentang cara mengelola lahan yang benar dan berapa luas bidang tanah yang masyarakat miliki, maka dengan sendirinya pemerintah bisa mengetahui apa penyebabnya. Tetapi jikalau pemerintah desa tidak melakukan hal tersebut maka produksi pangan setiap tahun akan semakin menurun.
Oleh karena itu saya sebagai masyarakat desa Oelfatu juga, mengingatkan kepada masyarakat yang lain bahwa mengelola lahan itu sangat penting karena jika kita mengelola lahan dengan baik maka pemasukan kita sebagai masyarakat pada setiap tahun akan semakin meningkat dan di hari depannya pengelolaan pangan yang ada di desa Oelfatu akan semakin meningkat.
Akhirnya dari saya, saya hanya ingin menghimbau bahwa sebagai masyarakat yang ada di desa Oelfatu kerjakanlah dengan senguh-sungguh dan jika bekerja jangan pernah menyamai dirimu dengan orang lain maka kedepannya diri sendirilah yang akan menyesal, karena penyesalan tidak akan bisa merubah sesuatu yang sudah berlalu
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
SMAN 1 Ambal Resmi Lepas 95 Siswa Kelas XII Angkatan 2026: Lulus 100%
Oelfatu, sman1amfoangbaratlaut.sch.id. SMAN 1 Amfoang Barat Laut (Ambal) resmi lepas 95 Siswa Kelas XII, Tahun Ajaran 2025/2026 dan dinyatakan lulus 100% dalam acara pengumuman kelulusa
SMAN 1 Ambal Juarai Panca Lomba Kategori Putra O2SN Kabupaten Kupang 2026
Oelfatu, Sman1amfoangbaratlaut.sch.id. Atlet Putra SMAN 1 Ambal, Esau Bonla'e sukses mengukir prestasi gemilang dengan meraih Juara 1 Panca Lomba Kategori Putra pada ajang Olimpiade Ola
Esau Bonla'e Raih Juara 1 Panca Lomba O2SN Tingkat Kabupaten Kupang
Sulamu, Sman1amfoangbaratlaut.sch.id. Esau Bonla'e sukses mengharumkan nama sekolah dan daerahnya setelah keluar sebagai Juara 1 Panca Lomba pada ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional
Senin Penuh Semangat: USBK SMAN 1 Ambal berjalan lancar
Oelfatu, sman1amfoangbaratlaut.sch.id. SMAN 1 Amfoang Barat Laut (SMAN 1 Ambal) telah melaksanakan USBK (Ujian Sekolah Berbasis Komputer) hari pertama. Senin, 13 April 2026 USBK hari p
Puskesmas Soliu Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis di SMANSA Ambal
Oelfatu, sman1amfoangbaratlaut.sch.id. UPTD Puskesmas Soliu menggelar pemeriksaan kesehatan gratis di SMAN 1 Amfoang Barat Laut (SMANSA AMBAL) pada Jumat, 06 Maret 2026. Pemeriksaan ini
Demi Tingkatkan PAS, SMANSA AMBAL Bangun Kerjasama dengan Penjual
Oelfatu, sman1amfoangbaratlaut.sch.id. SMAN 1 Amfoang Barat Laut (SMANSA AMBAL) bangun kerjasama dengan penjual di lingkungan sekolah demi Tingkatkan Pendapatan Asli Sekolah (PAS). Juma
Mengenal Fauna Amfoang Dalam Bahasa Dawan
A. Definisi Fauna Fauna adalah Seluruh kehidupan hewan di suatu wilayah atau periode waktu tertentu, merujuk pada keseluruhan spesies hewan yang hidup di area atau massa tertentu
SMANSA AMBAL Prioritaskan Pembayaran IPP Sebagai Realisasi Beasiswa PIP
Sman1amfoangbaratlaut.sch.id. SMAN 1 Amfoang Barat Laut (SMANSA AMBAL) telah merealisasikan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) kepada 133 siswa pada 03 Februari 2026. Dalam penyal
Mengenal Jenis Flora Amfoang Dalam Bahasa Dawan Amfoang
Dalam materi keanekaragaman hayati pada mata pelajaran Geografi Kelas XI Siswa diminta untuk mengidentifikasi jenis flora di Amfoang dalam bahasa Dawan Amfoang. Dalam postingan ini ber
Verifikasi Bansos PKH di SMANSA Ambal, Pastikan Anak Putus Sekolah Terdata
Oelfatu, sman1amfoangbaratlaut.sch.id. Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Amfoang Barat Laut, Aldo Da costa, SH dan Abner A. Leba, S. Si melakukan pengambilan data di S
