Masa Depan Hutan Amfoang
Penulis: Yufitri Taemnau, Kelas XI IPA 2 SMAN 1 Amfoang Barat Laut.
Sahabat Literasi sekalian tulisan ini merupakan hasil tugas pengayaan mata pelajaran Geografi saat pelaksanaan Penilaian tengah semester ganjil (PTS).
Hutan merupakan salah satu kekayaan alam berupa pohon-pohonan dan segala hasil alam yang memberikan kehidupan bagi manusia.
Hutan juga termasuk sumber daya alam yang harus dilindungi dan dijaga, karena kita sebagai sumber daya manusia tidak bisa hidup tanpa kekayaan hutan. Jadi, hutan perlu dijaga dan dilestarikan agar memberikan hasil yang terbaik bagi kita manusia.
Namun pada kenyataannya, kita manusia masih memiliki sifat egois, kerakusan, keserakahan, dan ketamakan. Kita sehari- hari, khususnya orang-orang di Amfoang yang menebang pohon-pohon secara sembarangan dimana, dan segala kekayaan alam kita ambil dengan tiada batas, kita ambil sesuai dengan kemauan kita, salah satunya hewan-hewan hutan dan segala kekayaan hutan lainnya,sehingga hewan hewan itu menjadi punah atau hilang. Karena keserakahan dan kerakusan kita. Inilah yg menyebabkan hutan Amfoang menjadi rusak.
Kerusakan hutan membuat kehidupan manusia tidak nyaman bahkan terancam dalam bahaya. Karena itu hutan perlu di jaga dan dilestarikan agar kita dapat hidup aman dari berbagai bencana alam. Dikutip dari buku Geografi kelas X1 hutan memeliki tiga fungsi bagi manusia yaitu. Pertama hutan berfungsi untuk melindungi kawasan penyangga kehidupan seperti mengatur tata air,mencegah banjir,mencegah longsor, dan mengendalikan erosi, Kedua Hutan berfungsi sebagia konservasi atau sebagai pemeliharaan dan perlinduangan alam secara teratur, untuk mencegah kerusakan dan kemusnahan, Ketiga, berfungsi untuk memberikan kehidupan bagi manusia dengan cara manusia memproduksi hasil hutan dengan baik.
Dari ketiga fungsi tersebut bila manusia dalam Penggelolaan sumber daya alam dengan pemanfaatannya secara bijaksana maka dapat menjamin kesinambungan hidup dan dapat meningkatkan kualitas ekonominya.
Menggelola kehutanan merupakn suatu manjemen hutan yang tepat. Penggelolaan hutan harus dilakukan dengan tujuan untuk memperoleh manfaat yang besar tanpa harus merusak alam sekitar.
Berdasarkan materi pembelajaran Geografi kelas XI dalam buku pelajaran Geografi Kelas XI, Manajemen hutan yang tepat untuk mengelola hutan adalah sebagai berikut:
Pertama, Perencanaan kehutanan atau proses atau langkah langkah untuk melestarikan hutan.
Hal ini dipakai sebagai upaya dan perencanaan untuk melestarikan hutan agar memberikan pedoman dan arah,guna menjamin tercapainya tujuan penyelenggaraan kehutanan.
Kedua, Penggelolaan hutan yang baik dengan cara memelihara dan melestarikan hutan dengan tetap memperhatikan aspek ekologi atau lingkungan.
Ketiga Pengawasan kehutanan, yang tertugas mengawasi dihutan dan mencegah segala tindakan tindakan yang merusak alam dalam hal ini hutan.
Ketiga manajemen ini jika kita ikuti dengan baik maka hutan kita tidak menjadi rusak.
Berkaitan dengan ketiga manejemen hutan tersebut bila disandingkan dengan kehidupan orang Amfoang dalam manejemen hutan masih berpatokan pada poin pertama terkait dengan pengelolaan.
Dimana dalam pengelolaan nya ada kehilangan potensi sumber daya hutan akibat kebutuhan hidup akan kayu dan kebutuhan untuk mencari hidup. Seperti mebuat ladang berpindah pindah untuk menanam tanaman tanaman didalamnya seperti padi, jagung, kacang kacangan, ubi ubian dan sebagainya,karena orang orang di Amfoang hampir seluruhnya bermata pencaharian sebagai petani.
Karena kebutuhan-kebutuhan tersebut maka membuat masyarakat di Amfoang menebang pohon pohon dihutan dengan sembarangan tanpa memperhatikan aspek lingkungan hidup,dan tanpa kita sadari bahwa penggundulan hutan membuat ekosistem makhluk hidup yang ada dihutan akan tergangu. Oleh karena itu dalam menggelola hutan harus sesuai dengan tiga prinsip kelestarian hutan yaitu kelestarian ekologi atau lingkungan, kelestarian ekonomi dan kelestarian sosial atau kebiasaan. Ketiga prinsip tersebut tidak dapat dipisahkan satu dengan lainnya.
Menggelola sumber daya kehutanan yang sesuai dengan ketiga prinsip tersebut maka akan diarahkan untuk mempertahankan fungsi kawasan hutan dan kekayaan hutan serta akan menjaga hutan sebagai sistem penyangga kehidupan.
Kondisi hutan di Amfoang
Kondisi hutan di Amfoang khususnya di Amfoang Barat Laut saat ini sangat berkurang bahkan sangat memprihatinkan karena cara mengelola hutan kurang tepat hal ini dipengaruhi oleh jumlah penduduk di Amfoang yang semakin bertambah, maka kebutuhan hidup pun akan bertambah, sehingga hutanlah yang mengalami tantangan yang besar dalam hal ini menebang pohon pohon untuk membuat ladang yang besar.
Jadi dapat saya simpulkan bahwa penggelolaan hutan di Amfoang khususnya Amfoang Barat Laut belum sesuai dengan tiga prinsip pembangunan berkelanjutan, karena orang orang di Amfoang Barat Laut masih memiliki sifat egois dan keserakahan dalam mengelola hutan yaitu mengambil hasil hasil-hasil hutan secara berlebihan tanpa kita memproduksi hasil hasil-hasil tersebut.
Jadi sebaiknya mari kita tinggalkan sifat-sifat yang egois untuk kita dapat memelihara hutan kita atau alam sekitar kita dengan baik agar hutan kita tetap lestari dan kita juga dapat hidup tenang sehingga dimasa masa yang akan datang hutan kita menjadi aman, agar keturunan-keturunan dimasa mendatang mereka boleh menikmati indah dan sejuknya hutan.
Untuk itu tiga hal pokok yang menjadi tanggung jawab pemerintah setempat adalah menyusun sebuah manajemen pengelolaan hutan di Amfoang yang sesuai dengan prinsip pembangunan berkelanjutan dengan menerbitkan aturan-aturan lokal ditingkat desa untuk menjaga dan memelihara hutan, dengan demikian maka masa depan hutan Amfoang akan terjaga dengan baik hingga setiap generasi.
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
STS GANJIL DI SMANSA AMBAL BERJALAN LANCAR
Oelfatu, sman1amfoangbaratlaut.sch.id. Pelaksanaan Sumatif Tengah Semester (STS) Ganjil Tahun Pelajaran 2026/2027 di SMA Negeri 1 Amfoang Barat Laut (SMANSA AMBAL) berjalan dengan terti
Rina Tamelab Terima Sertifikat Narasumber Pelatihan Pemanfaatan Limbah Organik Lokal di Kupang, Yohanis Kikhau Beri Apresiasi
Oelfatu, sman1amfoangbaratlaut.sch.id. Rina Adonia Tamelab, S. Pd., Gr Guru Kimia SMAN 1 Amfoang Barat Laut, menerima sertifikat sebagai Narasumber dalam kegiatan “Pemanfaatan Lim
Maklumat Pelayanan Publik SMAN 1 Amfoang Barat Laut
SMAN 1 AMFOANG BARAT LAUT NOMOR: 420/415/SMAN1-ABL/VIII/2026 Dalam rangka mewujudkan tata kelola standar pelayanan Sekolah yang baik (good governance), memberikan kepastian hukum, ser
KOMITMEN TINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK, SMAN 1 AMFOANG BARAT LAUT GELAR PENYUSUNAN DAN EVALUASI PEKPPP
Oelfatu, sman1amfoangbaratlaut.sch.id. Dalam upaya mewujudkan tata kelola penyelenggaraan pendidikan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat, SMAN 1 Amfoan
Hari Pertama Bimbel TKA, Yohanis Kikhau Beri Motivasi dan Apresiasi untuk Guru
Oelfatu, sman1amfoangbaratlaut.sch.id. Kepala SMAN 1 Amfoang Barat Laut Yohanis B Kikhau memberikan motivasi dan apresiasi untuk Bapak Ibu Guru yang telah melaksanakan bimbingan belajar
Esau Bonla'e Raih Juara 2 O2SN Provinsi NTT, Yohanis Kikhau: Amfoang Punya Potensi Atlet Panca Lomba
Oelfatu, Siswa SMAN 1 Amfoang Barat Laut, berhasil meraih Juara 2 pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional atau O2SN Tingkat Provinsi NTT 2026 cabang olahraga Panca Lomba. Kejuaraa
Penutupan MPLS SMANSA AMBAL, Chriswinda Nino: Tekankan Disiplin dan Karakter
Oelfatu, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS di SMAN 1 Amfoang Barat Laut resmi ditutup pada Sabtu, 18 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung selama 6 hari ini diikuti oleh selur
Esau Bonla'e Wakili Kabupaten Kupang di O2SN Tingkat Provinsi NTT
Oelfatu, Atlet muda asal Kabupaten Kupang Desa Soliu, SMAN 1 Amfoang Barat Laut, Esau Bonla'e, mewakili Kabupaten Kupang di O2SN Tingkat Provinsi NTT, setelah berhasil menjadi juara Pan
Pembagian Raport Semester Genap, Yohanis Kikhau: Ajak Orang Tua Dukung Program Meja Belajar
Oelfatu, sman1amfoangbaratlaut.sch.id. SMAN 1 Amfoang Barat Laut (SMANSA AMBAL) resmi membagikan hasil belajar anak atau rapot kepada seluruh orang tua murid kelas X dan XI di Aula SMAN
Gaji ke-13 PPPK NTT Cair, Yohanis Kikhau Apresiasi Kepedulian Melkiades Laka Lena
Oelfatu, sman1amfoangbaratlaut.sch.id. Gubernur NTT , Melkiades Laka Lena menuntaskan janjinya dengan merealisasikan pembayaran gaji ke-13 bagi 9.217 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjia
