Risat Silla: Upacara bukan untuk berjemur, upacara itu untuk mendisiplinkan diri
Sman1amfoangbaratlaut.sch.id. Upacara bukan untuk berjemur namun upacara itu untuk mendisiplikan diri dan membangun nilai nasionalisme hal ini disampaikan oleh Risat Y. Sila, selaku wakasek kurikulum di SMAN I Amfoang Barat saat upacara bendera di SMAN 1 Amfoang Barat Laut, Senin 26 September 2022.
Silla melihat banyak anggapan peserta didik yang melihat upacara sebatas kegiatan yang tidak bermakna dan hanya berjemur diri. Untuk itu sila menegaskan kepada seluruh peserta didik bahwa upacara itu bukan seperti yang kalian pahami selalami ini. Namun saya mau katakana bahwa upacara bendera merupakan bagian dari mendisiplinkan diri dan membangun nilai nasionalisme atau cinta tanah air.
Selain itu, Silla juga menekankan bagi peserta didik yang telah ditugaskan untuk melaksanakan upacara bendera, untuk serius menjalankan tugasnya. “Tugas yang sudah diberikan jangan dianggap remeh sebab semua ini adalah bagian dari proses pembentukan mental dan karakter peserta didik”. Tegas Silla
Wakasek kurikulum ini, juga mengharapkan agar upacara bendera ini terus dilakukan demi membangun karakter anak bangsa yang bertanggung jawab dan berkarakter nasionalisme.
Dalam upacra ini yang berlaku sebagai komendan upacara adalah Daniel Banu peserta didik Kelas XII IPS 1 sedangkan yang bertugas sebagai penggerak bendera adalah Yandres Banu, Elsa Taemnanu dan Drian Nofmuni. Upacara berlangsung dari pukul 07.15-07.40 Wita yang dihadiri oleh seluruh peserta didik, dewan Guru dan pegawai.
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
USAI KERJA BAKTI OSIS SMANSA AMBAL SEDIAKAN BURJO UNTUK SELURUH PESERTA DIDIK
Tepat di hari selasa 27 April 2020 SMANSA AMBAL melakukan kegiatan pembersihan diseluruh kompleks sekolah dan ruang kelas setelah usainya pelaksanaan ujian akhir Sekolah. Pembersihan in
PANCASILA, ALAT PERLAWANAN KAPITALISME
Akhir-akhir ini Negara lebih fokus dalam membangun strategi untuk bagaimana, menjaga dan memepertahankan PANCASILA sebagai ideolgi Negara. Dari strategi ini maka melalui kerja pemerinta
MEMAHAMI SISTEM PELAYANAN PARA RASUL YANG TIDAK INGINKAN KEPEMILIKAN PRIBADI
Pada masa pelayanan Para Rasul, mereka tidak hanya membangun pelayanan keimanan semata, melainkan model pelayanan mereka,pada masa itu, para Rasul mampu menyeimbangkan pelayanan iman da
