• SMAN 1 AMFOANG BARAT LAUT
  • Where Tomorrow's Leaders Come Together

Opini : KURANGNYA ASUPAN GIZI TURUNKAN DAYA BERPIKIR ANAK

Penulis: Chery Ayub Perangkat OSIS SMAN 1 Amfoang Barat Laut

Tulisan ini dihasilkan dari Penilaian Tengah Semester Matapelajaran Geografi Peminatan. katerkaitan materi dengan geografi Kesehatan. Perlu diketahui bahwa model pembelajaran Geografi di SMAN 1 Amfoang Barat Laut menerapakan model pembelajaran berbasisi peserta didik yakni peserta didiklah yang menentukan arah belajaranya dan seperti apa yang akan mereka lakukan saat ujian nanti. Alhasil dari model pembelajaran ini banyak peserta didik yang memunculkan potensi mereka. dan ini salah satu hasil ujian peserta didik yang dinilai dan dipublikasikan oleh guru matapelajaran. semoga Opini dari Peserta didik ini (Cery Ayub) bisa bermanfaat bagi sobat litersi sekalian. selamat membaca. dan nantikan terus hasil tulisan peserta didik SMAN 1 Amfoang Barat Laut di Laman sman1amfoangbaratlaut.sch.id.K

KURANGNYA ASUPAN GIZI TURUNKAN DAYA BERPIKIR ANAK

Setiap manusia akan mengalami perkembangan disepanjang hidupnya. Perkembangan tersebut tidak lepas dari pengaruh dari dalam yaitu pengaruh otak.

Otak adalah pusat dari segala sesuatu yang terjadi didalam diri seseorang. Seseorang yang mempunyai otak cerdas mampu mengolah informasi, memecahkan masalah, dan mampu berpikir kritis. Pada masa usia dini merupakan usia dimana perkembangan anak sedang mengalami proses pesat, dimana segala informasi yang didapat akan diserap oleh otak anak dengan cepat.

Semuanya itu tidak terlepas dari peran gizi. Gizi sangat penting bagi perkembangan otak anak. Gizi adalah zat-zat yang terkandung dalam makanan dan minuman yang dibutuhkan oleh tubuh sebagai sumber energi untuk pertumbuhan badan. Gizi merupakan faktor penting untuk menciptakan SDM masa depan yang berkualitas. Dukungan gizi yang memenuhi kebutuhan sangat berarti, terutama pada pertumbuhan fisik dan perkembangan dini anak yang akan membentuk dasar kehidupan sehat dan produktif (Soekirman, 2006; Depertemen Gizi dan FKM UI, 2007).

Dilansir dari media Inspirasi dan Komunikasi Jendela Pendidikan dan Kebudayaan menyatakan bahwa asupan gizi yang baik dibutuhkan semua orang, termasuk siswa sekolah agar mampu menerima materi pembelajaran yang diberikan dengan baik pula. Jika seseorang memiliki asupan gizi yang baik, ia akan menjadi anak yang aktif, cerdas, dan menunjang perkembangan otak.

Perkembangan otak ini nantinya dapat mendukung perkembangan kognitif anak, perkembangan sosial anak, perkembangan emosi anak, hingga perkembangan fisik anak.

Dikutip dari Jakarta Inewes.id, psikolog dan pakar tumbuh kembang anak, Dr. Seto Mulyadi atau yang lebih akrab dikenal dengan nama Kak Seto, mengungkapkan pentingnya gizi yang baik untuk mendorong anak berprestasi. Menurutnya maknan bergizi sangat mempengaruhi tumbuh dan perkembangan otak anak.

Kak Seto mengajak semua pemangku kepentingan untuk memenuhi hak anak, termasuk mendapatkan kecukupan gizi, “Dinegara-negara berkembang, penyebab anak-anak kurang berprestasi salah satunya adalah karna faktor ekonomi yang membuat tidak cukup asupan gizi. Prestasi anak Indonesia dapat diperbaiki dengan dukungan gizi dan lingkungan yang baik”.

“Pemenuhan gizi itu mempengaruhi taraf kecerdasan dan IQ anak. Untuk itu hak anak untuk menjadi lebih berprestasi harus dilakukan melalui pemenuhan gizi dan tentu saja juga melalui pendidikan optimal”. Jelas Kak Seto lebih lanjut (30/3/2019).

Berdasarkan penelitian pakar gizi dari UI dan IPB termasuk Prof. Dr. Ahmad  Sulaeman dalam artikel yang diterbitkan Britnis Journal Of Nutrition, terungkap 8 dari 10 anak diIndonesia kekurangan asupan DHA jika mengacu pada standar WHO.

Demikian pula berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas)2013, ditemukan 8 dari 10 anak usia sekolah Indonesia berumur 4-12 tahun kekurangan nutrisi otak karna asupan lemak esensial khususnya asupan DHA dan omega tiga lebih rendah, dibanding angka acuan dari WHO.

Adapun penyakit yang disebabkan karna kekurangan gizi salah satunya adalah stunting. Di NTT stunting menjadi salah satu masalah yang serius yang sedang dihadapi pemerintah dan masyarakat.

Seperti yang dilansir dari Kupangberita.com, angka stunting dikabupaten Kupang,provinsi NTT mencapai 7.207 (24,1%) anak yang alami stunting.

“Jadi jumlah total anak yang datang ditimbang pada bulan Februari lalu, sebanyak 29.856 anak. Sedangkan total sasaran kita 31.008 anak dari 29.856 tersebut terdapat 7.207 anak alami stunting.Angka tersebut tersebar di 24 kecamatan dari 27 puskesmas dikabupaten Kupang”, kata dr.Chindy R. Tefa usai mengikuti Rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting dikantor Bupati Kupang, Selasa (17/05/2022).

Untuk kasus stunting sendiri ungkap beliau lebih lanjut,kasus prevalensi tertinggi dikecamatan Amfoang Barat Laut,Puskesmas Soliu sebanyak 378 anak atau 44,7%. Disusul kecamatan Amarasi Timur, Puskesmas Pakubaun 294 anak atau 43,2%,kecamatan Amarasi Barat Puskesmas Baun 228 atau 40.5%,kecamatan Amfoang Barat Daya Puskesmas Manubelon 177 atau 35,8%,Kecamatan Fatuleu Tengah Puskesmas Oelbiteno 167 anak atau 35,4%.

Dari permasalahan diatas, pemerintah Indonesia tidak tinggal diam, dan sudah diatur dalam undang-undang, diantaranya:

  1. Menjamin ketersediaan bahan makanan yang memiliki nilai gizi tinggi, secara merata dan terjangkau bersama dengan pemerintah daerah dan masyarakat.
  2. Menjaga agar bahan makanan memenuhi standar mutu gizi yang sudah ditetapkan dengan peraturan perundang-undangan.

Untuk memenuhi gizi, tidak perlu menggunakan biaya yang mahal, karna semuanya sudah tersedia dialam, seperti:

  • Daun kelor
  • Daun pepeya
  • Telur ayam kampong
  • Daun katuk
  • Sayur bayam
  • Ikan
  • Buah-buahan, dll

Itu semua adalah beberapa bahan makanan yang mengandung nilai gizi tinggi dan dengan harga yang terjangkau serta sebagian sudah tersedia dialam, khususnya alam AMFOANG.

Anak adalah amanah yang diberikan Tuhan kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya. Untuk itu sebagai orang tua wajib menjaga amanah itu dan memenuhi setiap kebutuhannya, terutama untuk memenuhi kebutuhan gizi.

Gizi merupakan salah satu faktor yang sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. Diperlukan asupan makanan yang bergizi agar fungsi tubuh, pertumbuhan, dan perkembangan pada anak berjalan optimal. Disitulah peran orang tua sangat penting. Orang tua harus memiliki pengetahuan cukup tentang gizi anak, sehingga anak tidak akan mengalami kekurangan. Apabila hal itu terjadi, pertumbuhan dan perkembangan akan terganggu, sehingga metabolisme menurun dan dapat mempengaruhi kognitif anak.

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Mengenal Fauna Amfoang Dalam Bahasa Dawan

A. Definisi Fauna  Fauna adalah Seluruh kehidupan hewan di suatu wilayah atau periode waktu tertentu, merujuk pada keseluruhan spesies hewan yang hidup di area atau massa tertentu

10/02/2026 20:42 - Oleh Administrator - Dilihat 101 kali
Mengenal Jenis Flora Amfoang Dalam Bahasa Dawan Amfoang

Dalam materi keanekaragaman hayati pada mata pelajaran Geografi Kelas XI Siswa diminta untuk mengidentifikasi jenis flora di Amfoang dalam bahasa Dawan Amfoang. Dalam postingan ini ber

28/01/2026 14:17 - Oleh Administrator - Dilihat 85 kali
Fungsi Paru-Paru, Struktur, & Cara Kerja dalam Sistem Pernapasan

Manusia memiliki sistem pernapasan yang didukung oleh beberapa organ, salah satunya adalah paru-paru atau pulmo. Di organ inilah terjadi pertukaran oksigen dan karbon dioksida seh

08/11/2025 13:26 - Oleh Jumles Taemnanu - Dilihat 42 kali
1/2 Aksi + 1/2 Hati = 0 Hasil

Dalam bukunya yang berjudul 'MOU (Maximum of U): Maximum Anda, Para Mahasiswa, Maximum Indonesia', Danang Girindrawardana, Founder LeadershipPark Institute yang juga pernah menjabat Ket

26/02/2025 05:55 - Oleh Administrator - Dilihat 190 kali
SMANSA AMBAL Rajut Keragaman Budaya di HGN Ke 30

Oelfatu, sman1amfoangbaratlaut.sch.id. SMAN 1 Amfoang Barat Laut (SMANSA AMBAL) Merajut Keragaman Budaya di Hari Guru Nasional (HGN) ke 30, Senin 25 November 2024. Keragaman Budaya pada

25/11/2024 17:42 - Oleh Administrator - Dilihat 725 kali
Paket No 3 Resmi Dilantik Jadi Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMANSA AMBAL di Momen Sumpah Pemuda.

Oelfatu,sman1amfoangbaratlaut.sch.id. Proses pemilihan ketua dan wakil ketua OSIS SMAN 1 Amfoang Barat Laut (SMANSA AMBAL) telah usai. Dan selanjutnya Paket nomor urut 3 (Trisentiagus B

29/10/2024 19:52 - Oleh Administrator - Dilihat 1120 kali
Model Belajar dan Cara Mengajar di SMA Negeri 1 Amfoang Barat Laut

Penulis: Stiven Taemnanu, Peserta Didik Kelas XII IPS 2, SMAN 1 Amfoang Barat Laut.  SMA Negeri 1 Amfoang Barat Laut, yang terletak di Kecamatan Amfoang Barat Laut, Kabupaten Kupan

23/12/2023 17:49 - Oleh Administrator - Dilihat 1018 kali